BKN Dorong Sulsel Jadi Percontohan, Barru Siap Terapkan Sistem Merit ASN

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Makassar— Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berbasis kompetensi. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang yang mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari pada Pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II Tahun 2026 di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., dan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, para bupati/wali kota atau yang mewakili, serta Kepala BKPSDM se-Sulawesi Selatan.

Ekspose tahap II ini menjadi bagian dari percepatan penerapan manajemen talenta di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Pada tahap sebelumnya, penerapan manajemen talenta telah menunjukkan progres yang cukup signifikan. Tercatat 11 instansi berada pada tahap 2 akan melakukan ekspose, dan sembilan instansi pada tahap 1 telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Manajemen Talenta, dan lima instansi telah melakukan pengisian jabatan melalui mekanisme manajemen talenta.

Kabupaten Barru menjadi salah satu dari sembilan daerah yang telah mendapatkan SK Manajemen Talenta tersebut. Capaian ini menunjukkan bahwa Barru telah berada dalam jalur implementasi manajemen talenta ASN dan menjadi bagian dari daerah yang lebih awal menerapkan sistem pengelolaan talenta di Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Perkuat Pelayanan Publik, Pemkab Gowa dan Barru Berbagi Inovasi Call Center 112

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam arahannya mendorong Sulawesi Selatan menjadi contoh praktik terbaik (best practice) dalam penerapan manajemen talenta ASN. Menurutnya, Sulsel memiliki peluang menjadi provinsi pertama di luar Jawa yang seluruh pemerintah provinsi dan 24 kabupaten/kotanya menerapkan manajemen talenta.

Zudan menjelaskan, manajemen talenta merupakan bagian penting dari sistem merit untuk memastikan ASN terbaik ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi, potensi, dan kebutuhan organisasi. Sistem ini juga memungkinkan pemerintah menemukan dan mengembangkan talenta ASN untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Zudan juga menekankan perlunya perubahan pola kerja birokrasi melalui digitalisasi, inovasi, integritas, dan tata kelola yang lebih adaptif. Selain itu, pemerintah daerah diminta memperkuat manajemen risiko, baik risiko operasional, keuangan, administrasi maupun reputasi.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya agar penerapan manajemen talenta di Sulsel mencapai 100 persen, tanpa pengecualian.

“Sulawesi Selatan harus semuanya 100 persen manajemen talenta. Tidak terkecuali, tidak boleh ada pengecualian,” tegas Andi Sudirman.

Baca Juga :  Gandeng Bea Cukai Pare-pare, Pemkab Barru Tingkatkan Kapasitas Aparatur Awasi Barang Kena Bea Cukai

Menurutnya, manajemen talenta memberikan kesempatan kepada ASN untuk berkembang berdasarkan kompetensi dan potensi yang dimiliki. Ia menilai kemampuan seorang ASN terkadang baru terlihat ketika diberikan ruang dan kesempatan untuk mengemban tanggung jawab.

“Talenta itu kadang tidak terlihat. Kita baru tahu setelah diberikan kesempatan,” ujarnya.

Menanggapi penerapan manajemen talenta tersebut,, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang berharap talent pool dapat segera diimplementasikan secara optimal. Menurutnya, sistem tersebut akan membantu pemerintah dalam menentukan pejabat yang akan ditempatkan pada suatu jabatan secara lebih objektif dan sesuai kebutuhan organisasi.

“Ya, mudah-mudahan talent pool ini bisa diimplementasikan sesegera mungkin, sehingga kita dalam menentukan pejabat yang mau ditempatkan itu tidak mengalami lagi kendala,” ujarnya usai kegiatan.

Ia menilai penerapan talent pool juga akan mendorong terciptanya birokrasi yang lebih lincah atau agile. Proses penempatan pejabat yang berbasis kompetensi dan data talenta diharapkan dapat meminimalkan dinamika atau persoalan antarkandidat.

“Sehingga bisa menjadikan birokrasi yang lincah atau agile. Kemudian tidak ada riak-riak antara satu calon dengan yang lainnya,” pungkasnya. (Khalil)

Berita Terkait

Bupati Andi Ina Dorong Kepastian Tata Ruang Barru
Bupati Barru Komit Tuntaskan Penyusunan RDTR Region II
Pemkab Barru Ikuti Peringatan Hari Jadi Sulsel
Promosi Produk Lokal, Stand Barru Ramai Pengunjung
Bupati Barru Pimpin Kontingen Jalan Sehat Anti Mager
Dianugerahi PWI Award: Bupati Barru Tegaskan Sinergi Pers
Bimtek Pengelolaan Sampah di Barru
Barru Boyong Kopi Hingga Telur Asin ke Sulsel Expo
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Bupati Andi Ina Dorong Kepastian Tata Ruang Barru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bupati Barru Komit Tuntaskan Penyusunan RDTR Region II

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Pemkab Barru Ikuti Peringatan Hari Jadi Sulsel

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Promosi Produk Lokal, Stand Barru Ramai Pengunjung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Dianugerahi PWI Award: Bupati Barru Tegaskan Sinergi Pers

Berita Terbaru

Kriminal

Maling Toko di Barru Ternyata Pacar Karyawan Swiss Mart

Rabu, 28 Okt 2026 - 08:27 WIB

Daerah

Bupati Andi Ina Dorong Kepastian Tata Ruang Barru

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:37 WIB

Daerah

Bupati Barru Komit Tuntaskan Penyusunan RDTR Region II

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:53 WIB

Daerah

Pemkab Barru Ikuti Peringatan Hari Jadi Sulsel

Senin, 19 Okt 2026 - 19:04 WIB

Daerah

Promosi Produk Lokal, Stand Barru Ramai Pengunjung

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:57 WIB