Perkuat UHC, Pemkab Barru dan BPJS Kesehatan Teken Adendum Kerjasama

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Pare-pare— Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat komitmen dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut mengemuka dalam Forum Komunikasi Terkait Implementasi Strategis Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) Tahap II Tahun 2026 yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., di Ruang Pertemuan Sobat Kopi, Jalan Veteran, Kota Parepare, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Dr. Muh. Ali, Asisten III Administrasi Umum, para pimpinan OPD, para kepala bagian dan kepala bidang, staf BPJS Kesehatan, serta PIC Pengelola JKN Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Barru.

Forum komunikasi ini menjadi momentum untuk mengevaluasi perkembangan kepesertaan JKN sekaligus membahas strategi yang perlu dilakukan untuk mempertahankan capaian UHC di Kabupaten Barru hingga akhir tahun 2026.

Sekda Barru, Andi Syarifuddin, menyampaikan bahwa evaluasi secara berkala diperlukan untuk melihat progres yang telah dicapai sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki.

Menurutnya, strategi pencapaian UHC tidak hanya berkaitan dengan peningkatan cakupan kepesertaan, tetapi juga memastikan data kepesertaan akurat dan setiap segmen peserta ditempatkan sesuai dengan kondisi dan ketentuannya.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, Kapolres Barru Pantau Harga Kebutuhan Pokok

“Forum ini menjadi ruang untuk kita mengevaluasi capaian, mempelajari data, kemudian berdiskusi dan merencanakan langkah-langkah perbaikan yang harus dilakukan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi kepesertaan yang menjadi tanggungan pemerintah pusat melalui segmen PBI Jaminan Kesehatan. Hal tersebut dinilai dapat membantu mengurangi beban pembiayaan yang harus ditanggung pemerintah daerah melalui APBD.

Selain itu, pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan akan terus melakukan evaluasi terhadap segmen kepesertaan lainnya, termasuk memastikan masyarakat yang sudah memenuhi kriteria untuk masuk pada segmen kepesertaan tertentu tidak seluruhnya menjadi tanggungan pemerintah daerah.

“Data harus terus kita perbaiki dan kita sesuaikan. Ini penting agar pembiayaan jaminan kesehatan lebih efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Syarifuddin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk mempertahankan capaian UHC. Ia menyebutkan bahwa dukungan anggaran untuk keberlanjutan program jaminan kesehatan telah menjadi perhatian pemerintah daerah dalam perubahan anggaran tahun 2026.

“Kita tetap berkomitmen bagaimana jaminan kesehatan ini bisa kita pertahankan. Ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Barru Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Addendum Rencana Kerja antara Pemerintah Kabupaten Barru dengan BPJS Kesehatan Cabang Parepare tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional bagi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Kabupaten Barru dalam rangka Universal Health Coverage.

Penandatanganan addendum tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keberlanjutan penyelenggaraan JKN di Kabupaten Barru sekaligus memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barru, BPJS Kesehatan, serta seluruh OPD terkait dapat terus diperkuat, terutama dalam pemutakhiran data, pengelolaan kepesertaan, dan penyusunan strategi untuk menjaga capaian UHC.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Dr. Muh. Ali, menyampaikan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara BPJS Kesehatan dengan pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan kepesertaan JKN serta memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Forum komunikasi tersebut kemudian dibuka secara resmi oleh Sekda Kabupaten Barru sebagai bagian dari rangkaian evaluasi dan penguatan strategi pencapaian UHC Tahap II Tahun 2026.(Khalil)

Berita Terkait

Bupati Andi Ina Dorong Kepastian Tata Ruang Barru
Bupati Barru Komit Tuntaskan Penyusunan RDTR Region II
Pemkab Barru Ikuti Peringatan Hari Jadi Sulsel
Promosi Produk Lokal, Stand Barru Ramai Pengunjung
Bupati Barru Pimpin Kontingen Jalan Sehat Anti Mager
Dianugerahi PWI Award: Bupati Barru Tegaskan Sinergi Pers
Bimtek Pengelolaan Sampah di Barru
Barru Boyong Kopi Hingga Telur Asin ke Sulsel Expo
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Bupati Andi Ina Dorong Kepastian Tata Ruang Barru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bupati Barru Komit Tuntaskan Penyusunan RDTR Region II

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Pemkab Barru Ikuti Peringatan Hari Jadi Sulsel

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Promosi Produk Lokal, Stand Barru Ramai Pengunjung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Dianugerahi PWI Award: Bupati Barru Tegaskan Sinergi Pers

Berita Terbaru

Kriminal

Maling Toko di Barru Ternyata Pacar Karyawan Swiss Mart

Rabu, 28 Okt 2026 - 08:27 WIB

Daerah

Bupati Andi Ina Dorong Kepastian Tata Ruang Barru

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:37 WIB

Daerah

Bupati Barru Komit Tuntaskan Penyusunan RDTR Region II

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:53 WIB

Daerah

Pemkab Barru Ikuti Peringatan Hari Jadi Sulsel

Senin, 19 Okt 2026 - 19:04 WIB

Daerah

Promosi Produk Lokal, Stand Barru Ramai Pengunjung

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:57 WIB