Pemkab Barru-UNISMUH Makassar Gagas Paccekke Jadi Titik Shinrin Yoku

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru– Konsep Shinrin Yoku atau “mandi hutan” yang populer di Jepang mencuat dalam audiensi antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melalui Badan Pembina Harian (BPH), Senin (22/9/2025) pagi.

Audiensi yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 5 MPP Kantor Bupati Barru, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., yang berhalangan hadir karena mengikuti agenda penting lainnya.

Wabup menegaskan bahwa Pemkab Barru sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan dunia akademik, khususnya dalam mengembangkan potensi lokal.

“Barru adalah daerah kecil, tapi punya keunikan besar. Kita memiliki potensi tambang, pertanian, perikanan, hingga pariwisata yang unik. Salah satunya hutan mangrove Pulau Pannikiang dan kawasan Pacekke. Ke depan, kami ingin sektor ini dikelola secara berkelanjutan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BPH Unismuh Makassar, Prof. Dr. Gagaring Pagalung, M.Si., Ak., CA., CSRA., menjelaskan bahwa Hutan Pendidikan seluas 229 hekter yang telah diamanahkan pemerintah pusat kepada Unismuh akan difungsikan sebagai laboratorium penelitian, pusat pembelajaran, sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat. Ia juga membawa gagasan pengembangan Shinrin Yoku atau terapi “mandi hutan” di kawasan Pacekke sebagai destinasi wisata kesehatan.

Baca Juga :  Wabup Abustan Nilai BUMD Harus Diberi Ruang Kelola Potensi Lokal

“Di Jepang, Shinrin Yoku bahkan diresepkan dokter untuk mengurangi stres. Pacekke punya ekosistem yang unik, embung, udara segar, serta jejak sejarah. Semua potensi itu bisa dikemas menjadi wisata kesehatan sekaligus laboratorium pendidikan,” jelas Prof. Gagaring.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Abustan menyambut baik gagasan itu, namun menekankan bahwa pertemuan ini masih sebatas penjajakan peluang kerja sama.

“Kita terbuka dengan inovasi dari perguruan tinggi, apalagi yang selaras dengan visi daerah: membangun Barru dari potensi dan keunikan lokal. Insya Allah penjajakan ini akan kita tindaklanjuti dalam bentuk MoU dan perjanjian teknis lintas sektor,” ujarnya.

Selain membahas kehutanan dan wisata lingkungan, audiensi juga menyinggung peluang sinergi di bidang pertanian, perkebunan, dan pemberdayaan masyarakat. Wabup Abustan turut memaparkan konsep integrated farming system yang tengah dikembangkan Pemkab Barru, mencakup peternakan ayam rakyat, perkebunan, kopi, hingga durian musangking. Kolaborasi dengan dunia akademik diharapkan dapat memperkuat inovasi serta pendampingan bagi masyarakat di lapangan.

Baca Juga :  Pj Sekda Barru Soroti Keseimbangan Kemajuan Fisik dan Nilai Spiritual

Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman awal untuk memperkuat komunikasi dan menyiapkan langkah menuju Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Barru dan Unismuh Makassar. MoU tersebut nantinya akan diturunkan menjadi perjanjian teknis (PKS) yang melibatkan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan. Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Bappelitbangda Barru.

“Insya Allah, MoU ini akan menjadi payung besar kerja sama. Teknisnya nanti bisa meliputi pendidikan, kehutanan, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat. Kami siap menindaklanjuti secepatnya agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh warga Barru,” tegas Wabup.

Turut hadir dari BLH Unismuh, Dr. Ir. H. Muhammad Saiful Saleh, Dr. H. Kamaruddin Muha, M.Pd., Dr. Israri, S.Pd., S.T., M.T., IPM dan Andi Uswatun, S.Sos, Sementara hadir mendampingi Wabup, Asisten I Setda Barru, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Sekdis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabid Penataan Lingkungan Hidup, Kabid Pengendali Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Perencana ahli muda Bappelitbangda.( Khalil)

Berita Terkait

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat
Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan
Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak
Barru Bersinergi Dukung Peresmian Nasional Sekolah Rakyat
Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM
Makassar Jadi Lokasi Peresmian Nasional SR, Bupati Barru Tegaskan Kesiapan Sinergi
Puncak HAN 2026: Pemkab Barru Wadahi Kreatifitas dan Partisipasi Anak
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:29 WIB

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 September 2026 - 13:07 WIB

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Kamis, 17 September 2026 - 20:26 WIB

Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 17 September 2026 - 19:28 WIB

Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak

Selasa, 15 September 2026 - 21:10 WIB

Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM

Berita Terbaru

Daerah

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:29 WIB

Daerah

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:07 WIB