Jaksa Mulai Telisik Kasus Pupuk Cair di Barru

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru– Jeritan petani selama ini sebagai imbas kelangkaan pupuk, ternyata ikut memantik perhatian aparat penegak hukum dari pihak Kejaksaan Negeri Barru. Kini kasus  pupuk cair di kabupaten Barru memasuki babak baru, setelah penyidik Korps Adhyaksa melakukan proses pengembangan penyelidikan.

Apalagi anggaran pengadaan Pupuk Cair ini yang dialokasi melalui APBD tersebut terbilang besar yang secara  total mencapai Rp 3.611.250.000. Besaran dana yang cukup fantastis ini kemudian ditellisik Penyidik Pidana Khusus( Pidsus) Kejaksaan Negeri Barru.

Proyek pengadaan Pupuk cair ini digelontorkan melalui APBD dan dikelola melalui Dinas Pertanian setempat. Penyidik Pidsus Kejari Barru telah memeriksa sejumlah saksi dalam pengumpulan bahan dan keterangan( Pulbaket) terkait perkara ini.

Baca Juga :  Ini Syarat TPP ASN Pemkab Barru Dibayar Penuh

Penyelidikan kasus  Pupuk Cair ini diakui Kasintel Kejari Barru Andi Moehammad Akram Rusydi, SH,MH saat dikonfirmasi, Kamis(17/7/2026).  “Benar pihak Pidsus telah melakukan giat terkait Penyelidikan Pupuk Cair, dan sampai saat ini sudah 26 orang yang telah dimintai keterangan,” ujar Akram.

Menurut Andi Moehammad Akram, Penyidik Pidsus masih terus mendalami kasus Pupuk Cair yang merupakan leading sektor Dinas Pertanian. Pagu anggaran Proyek Pupuk Cair mencapai Rp 3.611.245.000. Pihak Pidsus telah memintai keterangan kepada 26 saksi yang dinilai mengetahui pengadaan Pupuk Cair ini

Baca Juga :  Pesta Rasa 2025 Usai, Netizen Puji Pemkab Barru

Akram juga tak menampik jika diantara puluhan saksi yang dimintai keterangan itu, ada dari pihak legislator yang sudah tidak aktif dan yang masih aktif sebagai Wakil rakyat. “Dari 26 saksi yang kita mintai keterangan ada anggota DPRD aktif dan sudah tidak aktif lagi,” bebernya.

Hingga saat ini pihak Kejaksaan Negeri Barru belum memberikan keterangan rinci ,siapa dari 26 saksi selain anggota legislatif yang ikut menjadi terperiksa. Lalu kenapa ada pihak legislator dalam Proyek Pupuk Cair ini. “Dari puluhan pihak yang dimintai keterangan itu, ada anggota dewan aktif dan tidak aktif lagi,” pungkasnya.( Redaksi)

Berita Terkait

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat
Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan
Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak
Barru Bersinergi Dukung Peresmian Nasional Sekolah Rakyat
Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM
Makassar Jadi Lokasi Peresmian Nasional SR, Bupati Barru Tegaskan Kesiapan Sinergi
Puncak HAN 2026: Pemkab Barru Wadahi Kreatifitas dan Partisipasi Anak
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:29 WIB

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 September 2026 - 13:07 WIB

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Kamis, 17 September 2026 - 20:26 WIB

Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 17 September 2026 - 19:28 WIB

Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak

Selasa, 15 September 2026 - 21:10 WIB

Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM

Berita Terbaru

Daerah

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:29 WIB

Daerah

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:07 WIB