Bupati Andi Ina Nilai Pendekatan Moderasi Beragama Harus Diimplementasikan

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru– Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menerima kunjungan audiensi dari Tim Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar di Ruang Kerja Bupati Barru, Selasa (24/02/2026). Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan pengukuran indeks berbasis sosial-keagamaan di Kabupaten Barru.

Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi Kabag Kesra Sarmiati Baharuddin, S.H., M.Pd., serta perwakilan Kabag Pembangunan Setda Barru Gunawan Wibisono, S.Kom. Pengukuran indeks ini bertujuan memetakan kondisi moderasi beragama, potensi kerawanan sosial, serta penguatan pembangunan karakter masyarakat.

Hadir langsung Kepala Balai Litbang Agama Makassar H. Muis Riadi, bersama Ketua Program Indeks Asnandar Abu Bakar, serta tim peneliti H. Faisal dan Irwan. Dalam pemaparannya, Muis Riadi menjelaskan bahwa pengukuran indeks akan dilakukan secara sistematis melalui metode survei dengan melibatkan enumerator di tingkat desa.

Baca Juga :  Dua Kondisi Paling Berpengaruh Terhadap Postur KUA-PPAS 2026

“Indeks ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi instrumen analitik untuk membaca potensi, mendeteksi dini kemungkinan konflik sosial, serta menjadi dasar penyusunan program strategis pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil survei nantinya akan dipaparkan melalui ekspos awal dan ekspos akhir dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan maupun program pembangunan yang tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai fondasi pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.

“Kita berbicara tentang generasi emas. Dasar pembentukan karakter dan mental spiritual anak-anak harus diperkuat sejak dini. Jika pondasinya kuat, maka ke depan mereka akan tumbuh dengan nilai moral dan kebangsaan yang baik,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Bupati Barru Sebut PAUD Dasar Anak Raih Masa Depan

Menurutnya, pendekatan moderasi beragama harus diimplementasikan secara kontekstual melalui pendidikan, kurikulum berbasis nilai, serta kolaborasi lintas sektor. Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkarakter.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Balai Litbang Agama Makassar dalam mendukung penguatan moderasi beragama, stabilitas sosial, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Barru.( Khalil)

Berita Terkait

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat
Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan
Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak
Barru Bersinergi Dukung Peresmian Nasional Sekolah Rakyat
Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM
Makassar Jadi Lokasi Peresmian Nasional SR, Bupati Barru Tegaskan Kesiapan Sinergi
Puncak HAN 2026: Pemkab Barru Wadahi Kreatifitas dan Partisipasi Anak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:29 WIB

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 September 2026 - 13:07 WIB

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Kamis, 17 September 2026 - 20:26 WIB

Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 17 September 2026 - 19:28 WIB

Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak

Selasa, 15 September 2026 - 21:10 WIB

Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM

Berita Terbaru

Daerah

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:29 WIB

Daerah

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:07 WIB