Sekda Barru Soroti Alokasi Dana Khusus Program Posyandu

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru— Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten dalam mendukung pelaksanaan Transformasi Layanan Primer melalui Posyandu, yang berlangsung di Cafe 3R Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barru, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, Kepala Bapperida Kabupaten Barru, Kepala Dinas PMDPPKB, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Satpol PP dan Damkar, para Kepala Bidang Dinas Kesehatan, Camat se-Kabupaten Barru, Tim Penggerak PKK Kecamatan, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Barru, serta peserta terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Sekda Barru menyampaikan bahwa Posyandu kini telah mengalami transformasi layanan yang tidak lagi hanya berfokus pada kelompok tertentu, melainkan mencakup seluruh siklus kehidupan masyarakat.

“Sekarang Posyandu telah bertransformasi melayani seluruh kluster usia hidup, mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, ibu bersalin, anak usia sekolah, usia dewasa hingga lansia. Artinya pelayanan ini menjadi lebih holistik dan terpadu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dan strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam memperkuat upaya promotif dan preventif agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat.

Baca Juga :  Kunjungi TK Wahdah Islamiyah, Bunda PAUD Barru Ajak Anak-anak Bernyanyi Bersama

Sekda juga menyoroti dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, program yang didukung melalui DAK merupakan program prioritas pemerintah pusat yang harus dilaksanakan secara optimal di daerah.

“Pemerintah pusat ingin memastikan program pelayanan dasar seperti ini berjalan di semua daerah dan semua tingkatan. Karena itu daerah tidak boleh lalai dalam pelaksanaannya,” katanya.

Pada kesempatan itu, Sekda menekankan pentingnya forum koordinasi dan evaluasi sebagai sarana untuk mengidentifikasi capaian program sekaligus menemukan berbagai kendala di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Pertemuan ini harus memiliki output yang jelas. Permasalahan yang ditemukan harus didiskusikan bersama untuk memperoleh solusi yang tepat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan langkah-langkah yang terukur dalam pelaksanaan program agar proses monitoring dan evaluasi dapat berjalan maksimal.

“Langkah-langkah yang terukur penting karena dapat dievaluasi dan dimonitor. Semua harus memiliki standar, waktu pelaksanaan, dan penanggung jawab yang jelas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sekda Barru menyebut salah satu indikator penting dalam optimalisasi peran Posyandu adalah tingkat kunjungan masyarakat terhadap layanan Posyandu. Ia menjelaskan bahwa dalam penanganan stunting terdapat konsep “Empat Pasti”, salah satunya memastikan seluruh sasaran terdata secara lengkap.

Baca Juga :  Barru Bertabur Penghargaan Kemenkumham Sepanjang 2025

“Mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita harus terdaftar di wilayah kerja Posyandu masing-masing. Posyandu menjadi ujung tombak pelaksanaan itu,” ujarnya.

Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa Posyandu Siklus Hidup Aktif di Kabupaten Barru mengalami peningkatan sebesar 21,8 persen dari total 275 Posyandu yang ada di Kabupaten Barru.

Peningkatan tersebut menunjukkan adanya komitmen dan sinergi seluruh pihak yang mulai memberikan hasil nyata dalam mendukung transformasi layanan primer.

“Transformasi layanan primer menuntut perubahan cara kerja yang lebih terpadu, lebih responsif, dan lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Sekda Barru kembali menegaskan bahwa setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui output yang jelas dan terukur.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Wirdha, S.Farm., Apt., dalam laporannya menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu merupakan forum resmi untuk menyelaraskan arah kebijakan, program, serta pelaksanaan kegiatan Posyandu mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas pembinaan Posyandu melalui penguatan koordinasi lintas sektor, evaluasi capaian program, serta penyusunan rencana tindak lanjut yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan masyarakat.( Khalil)

Berita Terkait

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat
Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan
Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak
Barru Bersinergi Dukung Peresmian Nasional Sekolah Rakyat
Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM
Makassar Jadi Lokasi Peresmian Nasional SR, Bupati Barru Tegaskan Kesiapan Sinergi
Puncak HAN 2026: Pemkab Barru Wadahi Kreatifitas dan Partisipasi Anak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:29 WIB

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 September 2026 - 13:07 WIB

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Kamis, 17 September 2026 - 20:26 WIB

Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 17 September 2026 - 19:28 WIB

Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak

Selasa, 15 September 2026 - 21:10 WIB

Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM

Berita Terbaru

Daerah

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:29 WIB

Daerah

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:07 WIB