Bupati Andi Ina: Kitalah Perempuan Kartini Masa Kini

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., membuka Seminar Interaktif yang diselenggarakan oleh Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) DPC Kabupaten Barru di Baruga Singkerru Adae, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Peran Perempuan Masa Kini dalam Meningkatkan Kesehatan, Gizi, dan Pendidikan Anak Usia Dini.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua FPPI Kabupaten Barru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Barru, Ketua Pokja Bunda PAUD Barru, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala UPT Lapkesda, Bunda PAUD dan pengurus Pokja Bunda PAUD se-Kabupaten Barru, perwakilan LSM pemerhati perempuan marginal, Forum Perempuan PGRI, pengurus FPPI DPC Barru, pengurus Pokja PAUD Kabupaten Barru, pengurus PWI, serta tim media.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menyampaikan bahwa perempuan masa kini merupakan pewaris semangat perjuangan R.A. Kartini. Ia mengajak perempuan untuk memaknai peran dan tanggung jawab sebagai sebuah kebanggaan.

“Kitalah perempuan Kartini masa kini. Mari kita hilangkan anggapan bahwa tanggung jawab adalah beban, melainkan sebuah kebanggaan yang patut kita syukuri,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peran perempuan sangat menentukan masa depan generasi bangsa, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.

“Tanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak-anak kita ada di tangan kita. Hal ini akan menentukan arah masa depan mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Barru Tetapkan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025

Bupati turut mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seminar dengan sungguh-sungguh, mengingat pentingnya pemahaman tentang kesehatan, gizi, dan pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, usia dini merupakan masa emas dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak. Oleh karena itu, peran orang tua dan tenaga pendidik sangatlah penting.

“Perlakukan anak-anak dengan penuh kasih sayang. Dari situlah karakter yang baik akan tumbuh dan melekat hingga dewasa,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya proses pembelajaran pada masa tersebut.
“Memori anak usia dini masih kosong dan siap diisi. Jika diisi dengan nilai-nilai kebaikan, pengetahuan, dan perilaku yang benar, maka hal itu akan menjadi pedoman mereka hingga dewasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua FPPI DPC Kabupaten Barru dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu Bupati, para pimpinan perangkat daerah, narasumber, organisasi perempuan, insan pers, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak membutuhkan sinergi dan komitmen bersama dari berbagai pihak.

“FPPI hadir sebagai organisasi yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945, dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan dalam berbagai aspek kehidupan,” jelasnya.

Baca Juga :  Aksi Kocak Pimpinan OPD ' Goyang' Alun-alun Colliq Pujie

Menurutnya, perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku utama pembangunan bangsa.

“Perempuan adalah pendidik pertama dalam keluarga, penguat nilai masyarakat, dan penjaga generasi,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kebutuhan dasar anak, tidak hanya dari sisi gizi dan pendidikan, tetapi juga kasih sayang, rasa aman, serta teladan yang baik dalam keluarga.

“Anak usia dini adalah masa pembentukan dasar kesehatan, kecerdasan, karakter, dan kebiasaan hidup. Apa yang kita tanamkan hari ini akan menjadi bekal mereka di masa depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita mulai dari rumah, pastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, pendidikan yang baik, serta tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih dan nilai-nilai kebaikan,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, Ketua FPPI berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi langkah awal gerakan bersama dalam memperkuat peran perempuan.

“Semoga kegiatan ini menjadi awal untuk memperkuat peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah,” pungkasnya.

Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kapasitas peserta, serta mendorong peran aktif perempuan dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter di Kabupaten Barru.( Khalil)

Berita Terkait

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat
Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan
Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak
Barru Bersinergi Dukung Peresmian Nasional Sekolah Rakyat
Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM
Makassar Jadi Lokasi Peresmian Nasional SR, Bupati Barru Tegaskan Kesiapan Sinergi
Puncak HAN 2026: Pemkab Barru Wadahi Kreatifitas dan Partisipasi Anak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:29 WIB

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 September 2026 - 13:07 WIB

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Kamis, 17 September 2026 - 20:26 WIB

Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 17 September 2026 - 19:28 WIB

Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak

Selasa, 15 September 2026 - 21:10 WIB

Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM

Berita Terbaru

Daerah

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:29 WIB

Daerah

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:07 WIB