Bupati Andi Ina Ungkap Kisaran PAD Barru Capai Rp 100 Milyar Lebih

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru— Dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama APBD 2026, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., tidak hanya menyampaikan apresiasi terhadap DPRD, tetapi juga memaparkan arah kebijakan fiskal daerah dan strategi pembangunan jangka menengah, khususnya terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta strategi jemput bola anggaran dari pemerintah pusat, Kamis malam (27/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati mengungkap bahwa PAD Barru berada di kisaran Rp100 miliar lebih. Angka tersebut mencakup pula pendapatan rumah sakit yang sebagian besar telah terikat untuk pelayanan dan tidak dapat dialihkan. Karena itu, menurutnya, perlu ada terobosan dan kerja keras untuk memperkuat struktur pendapatan daerah.

Pada bagian ini, Bupati Andi Ina membagikan kisah pertemuannya dengan mantan Perdana Menteri Singapura II, Goh Chok Tong. Dalam pertemuan itu, Goh bercerita bagaimana Singapura bangkit ketika negara tersebut dikeluarkan Malaysia karena dianggap tidak memiliki nilai ekonomi.

Menurut penuturan Goh Chok Tong, keputusan besar Lee Kuan Yew PM Singapura saat itu adalah membuka pintu investasi seluas-luasnya untuk menarik pertumbuhan ekonomi yang agresif. Investor pertama yang masuk adalah dari Amerika Serikat, dengan bargaining tertentu terkait kepastian dan keamanan investasi.

Baca Juga :  Dorong Pemerataan Energi, Kementerian ESDM Serahkan PJUTS dan BPBL di Barru

“Kata beliau, Lee Kuan Yew membuka pintu investor besar-besaran, dan Amerika menjadi investor pertama. Tanpa ada gangguan, mereka masuk dan berinvestasi. Hasilnya bisa kita lihat sekarang: Singapura menjadi negara maju,” jelas Bupati.

Ia menegaskan bahwa filosofi keberanian mengambil peluang ini akan menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Barru dalam membangun daerah, tentu dengan menyesuaikan konteks lokal.

Bupati menegaskan bahwa strategi jemput bola yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Barru telah membawa hasil nyata bagi percepatan pembangunan daerah. Melalui penguatan jaringan politik dan komunikasi yang intens dengan pemerintah pusat, Barru berhasil memperoleh tambahan pembiayaan dalam jumlah besar.

Upaya proaktif tersebut membuahkan berbagai capaian, antara lain Rp400 miliar dana transfer, Rp300 miliar melalui Program Sekolah Rakyat, Rp61 miliar dari IJD (Inpres Jalan Daerah), Rp43 miliar dari Kementerian Pertanian, serta Rp22 miliar per lokasi untuk program Kampung Nelayan Merah Putih.

“Ini adalah bukti bahwa menjemput bola itu penting. Kalau kepala daerah hanya duduk di daerah tanpa bergerak ke kementerian, jangan harap anggaran pusat mengalir,” tegas Bupati,

Ia juga menegaskan bahwa perjalanan dinas ke pusat merupakan bagian dari upaya resmi pemerintah. “Kalau saya pergi menggunakan dana pribadi, itu justru tidak tercatat sebagai kinerja pemerinatah daerah dan bisa menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Barru dan KKDB Bahas MoU Kerjasama Sektor Strategis

Bupati mengajak seluruh anggota DPRD memaksimalkan jejaring politik masing-masing untuk membuka peluang anggaran di kementerian. Ia menegaskan bahwa seluruh proposal resmi yang membutuhkan tanda tangan Bupati untuk dikirim ke kementerian akan ditandatanganinya tanpa pengecualian.

“Silakan teman-teman DPRD memanfaatkan jaringan politik. Jika ada proposal yang membutuhkan tanda tangan saya untuk dibawa ke kementerian, saya akan tandatangani. Kita semua berasal dari partai politik yang berbeda, dan itu kekuatan besar bagi Barru,” tuturnya.

Bupati menyampaikan bahwa salah satu peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah adalah melalui dana insentif yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah yang berhasil meraih penghargaan, salah satunya Piala Adipura.

“Kalau Barru mendapat Adipura, insyaallah dana insentif masuk. Itu sangat berarti bagi daerah kita,” jelasnya.

Dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, APBD 2026 diharapkan menjadi instrumen yang mampu mempercepat pembangunan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.(HumasIKPBarru)

Berita Terkait

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat
Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan
Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor
Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak
Barru Bersinergi Dukung Peresmian Nasional Sekolah Rakyat
Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM
Makassar Jadi Lokasi Peresmian Nasional SR, Bupati Barru Tegaskan Kesiapan Sinergi
Puncak HAN 2026: Pemkab Barru Wadahi Kreatifitas dan Partisipasi Anak
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:29 WIB

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 September 2026 - 13:07 WIB

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Kamis, 17 September 2026 - 20:26 WIB

Rakor HIV-AIDS Sulsel: Pemkab Barru Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Kamis, 17 September 2026 - 19:28 WIB

Sidak Perpustakaan, Bupati Barru Soroti Medsos dan Fasilitas Rusak

Selasa, 15 September 2026 - 21:10 WIB

Pengendalian Inflasi Sulsel Focus Distribusi Pangan dan BBM

Berita Terbaru

Daerah

Eskalasi Bencana, Barru Tanggap Darurat

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:29 WIB

Daerah

Optimalkan Pajak, Pemkab Barru-BPN Integrasi Data Pertanahan

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:07 WIB